1

Menyikapi Budaya Berjalan Kaki dalam Kampus

Siang ini panas sekali, hingga keringatku hampir bisa kuminum sendiri saking mengucur deras mengalir ke pipiku. Enak sekali ya orang yang punya mobil bisa ke kampus dengan AC. KVLT SOGGG.

Di beberapa tempat kampus UPI, tersebar papan rambu yang berisikan “BUDAYAKAN BERJALAN KAKI DALAM KAMPUS”. Ya, bagus sekali ketika pertama kali melihatnya. Orang-orang akan bisa bebas berjalan kaki di kampus tanpa gangguan kendaraan. YEAH!

Namun, ternyata papan ini tidak berlaku untuk orang yang membawa mobil 😦 . Kecewa! Ya, kenapa tidak? Orang yang punya mobil bisa bebas keliling kampus dengan mobilnya tanpa panas-panasan. Tinggal klakson orang-orang yang berjalan kaki di depannya semuanya bisa menyingkir.

Saya pernah dengar seorang petinggi kampus dan temannya bercakap “Ayo pak masuk mobil saya, sekarang hari sedang panas” lalu rekannya menjawab “bukannya harus membudayakan berjalan kaki di dalam kampus pak?”, “itu hanya untuk mahasiswa saja” jawab lagi.

Keren! Ternyata rambu itu hanya untuk Mahasiswa saja. Jadi tidak berlaku buat dosen petinggi kampus. Apa komentar kamu? 🙂

Advertisements
0

Kita Itu Harus Cerdas dan Berkarakter!

Pagi ini tak seperti biasanya, tak sedingin hati yang menunggu dambaannya, tak sedingin angin yang menjadi pujaan hujan, tak sedingin senja yang menjauh pada malam. Namun, pagi ini memberikan arti bahwa sedingin apapun itu, kita harus tetap hangat pada orang-orang yang ada di sekitar kita.

Pagi ini pun tak ditemani kopi, padahal pagi yang lainnya pun sama. Hanya ada kamar yang berantakan, buku yang berserakan, kertas yang bertebaran. Itulah orang seni, pasti kamu sudah biasa melihatnya, kan?

Ditambah lagi hari ini UTS dan tak ada niatan untuk sedikitpun membuka buku. Buku ini, aku sudah memutuskan untuk tetap bermusuhan dengannya. Bagaimana tidak? Bahasanya ruwet, sampulnya jelek, banyak copast-nya.

Begitu juga manusia. Ketika bahasa yang digunakan tidak bersahabat dengan yang lainnya apa yang terjadi? Orang lain pasti tidak suka, ya kan? Terus penampilannya acak-acakan, slengean, jarang mandi. Orang-orang akan menilai apa? Apalagi ketika dalam berkata ia selalu menuruti kata-kata orang lain atau repost tak punya karakter sendiri.

Memang manusia susah dimengerti, banyak maunya!

0

Antara Aku dan Kau (Tugas)

Malam kembali dingin diantara puing-puing hujan yang turun dalam lingkaran bulan desember. Tugas yang semakin menumpuk seakan melambai ingin ku sentuh. Dengan tatapan sinis ku lambaikan tangan kembali tanda perpisahan. Oh tugas kau begitu memikatku tapi apa daya aku lebih suka membaca daripada menulis, dan aku lebih menyukai menggambar daripada membaca.

Dengan kekuatan yang tiada tara aku memberanikan diri di malam hari menuju pagi dengan sedikit cemas membuka perlahan demi perlahan, tugas demi tugas. Oh tidak, kau membuatku sakit perut. Sepertinya aku harus pergi ke toilet dan mulai membukamu lain hari.

Dadah tugas~

4

Tips Menghadapi Ospek Cara Gue

Pagi yang dingin, angin menusuk tulang-tulang putih yang merindu selimut. Pagi ini dingin banget bro…
Eh, ngomong-ngomong, sekarang lagi masa-masanya persiapan ospek ya? hehehe..

Nih ane kasih penjelasan tentang ospek bro, cekidot…

Ospek di Perguruan Tinggi itu harus kita sadari memang sangat menjadi syarat untuk ini itu, kalo dikampus gue, ospek kampus buat syarat sidang ntar kalo lu mau sidang kelulusan, terus ospek himpunan buat syarat kalau lo mau masuk organisasi BEM Kampus. Continue reading

0

Berikan Salam Terindah

Selamat Bagi Para Pejuang!!!
Kalian sampai di titik penerus bangsa!

Semua ini bukan semata atas kerja kerasmu, namun Allah telah menakdirkanmu di situ.

Kau harus ingat, semua yang Allah lakukan pasti menjadi suatu hal yang menjanjikan. “Inna ma’al ‘usri yusro” Sesungguhnya sesudah kesulitan pasti ada kemudahan.

Ingat, bukan institusi yang membesarkan namamu, tapi besarkanlah institusi karena keberadaan dirimu.

Untuk sahabat Al-Ma’wa tercinta, jadikan ini sebagai ladang dakwah kita dimana pun kita berada. Kita harus yakin ini adalah investasi akhirat. Dengan dakwah kita harus bisa mencapai titik tertinggi.

Be there, do the best, dan jadikanlah dirimu yang menjulang sampai setinggi langit.

Salam Mahasiswa.