0

Harapan Itu Masih Ada

Masih ingat ketika semangat menggebu awal perkuliahan? Juga semangat untuk saling kenal tiap-tiap angkatan? Apa semangat itu masih ada? Saya masih ingat ketika itu kalian semangat sekali. Bersemangat untuk mendapatkan nilai bagus, bersemangat untuk eksis di perkuliahan, menjadi so aktif dan sebagainya.

Masih ingat itu? 🙂

Lalu kenapa sekarang kalian mengeluh dengan semua tugas kuliah yang ada? Jarang hadir kuliah. Males-malesan.

Apa semangat itu masih ada? 🙂

Masih ingat harapan tiap masing-masing kita? Untuk selalu kompak, lulus cumlaude semua, menjalani semuanya dengan menyenangkan.

Apa semangat itu masih ada? 🙂

Tetap semangat ya teman-teman. Jangan mengeluh karena tugas. Jangan mengeluh karena bosan. Jangan jadikan perjuangan kita sejauh ini sia-sia teman. 🙂

Harapan itu masih ada. 🙂

Advertisements
Quote
0

saya sedang tidak ingin menulis. hati saya sedang gundah, ingin memperbaiki diri. tidak berbantah-bantahan seperti embun yang mencinta dedaunan senja yang merindu malam.

3

Terima Kasih

Hari ini kedatangan seseorang yang dulu menjadi Murobbi. Beliau sekarang sudah bekerja dan makin baik. Terakhir kali bertemu mungkin beberapa bulan yang lalu saat masih tahun 2013. Dan Alhamdulillah di hari ini saya bisa bertemu kembali karena Allah.

Seperti biasa, ruhiah ringsek di-upgrade menjadi lebih baik. Memang keunggulan beliau adalah meyakinkan seseorang. Dari semula saya tidak yakin dengan amanah yang datang bertubi-tubi sekarang saya bisa lebih yakin dan lebih lapang menyerahkan semuanya pada Allah.

Semua berawal dari liqo, tanpa liqo mungkin takkan ada ikatan ukhuwah seerat ini. Doa robithoh pun mengiringi saat bertemu ataupun saat berpisah. Terima kasih karena tetap membimbing saya, walau bukan binaan resmi karena sudah dipindah, akan tetapi hati kita tetap terikat karena Iman.

Pertemuan tadi diakhiri dengan makan ayam penyet dan minum jus alpukat dari penjual depan mesjid DT. Porsi jusnya jumbo kami pun sampai mual untuk menghabisinya. Memang penjual jus ini paling juara se-gerlong.

Hari telah sore, saya tak ingin berpisah mengakhiri cerita ini. Namun, waktu yang memisahkan kita. Semoga kita dipertemukan kembali di dunia dan di Surga-Nya. Aamiin. 🙂

0

Kenapa sih Seni sering Dianggap Sepele?

Sore menuju senja. Awan terlihat lebih oren dari biasanya dengan biasan ungu di ujungnya, indah. Tak terasa sudah hampir dua tahun saya kuliah di Kurikulum dan Teknologi Pendidikan. Orang-orang yang asalnya pragmatis mengharapkan bisa menguasai ke-teknologian-nya sekarang berubah haluan menjadi ke-kurikuluman-nya.

Saya kadang berpikir, mengapa orang-orang sibuk mencibir orang dengan pekerjaan seni? Pekerjaan seni itu bukan tujuan utama lah, pekerjaan seni itu gak menentu lah, pekerjaan seni itu sulit lah. Ya terserah kita dong. Kalau saya sih mengapa menyukai seni, karena di situlah letak perbedaan saya dengan mereka.

Ketika saya mengerti kurikulum, saya bisa meletakkan seni di sana. Ketika saya mengerti tentang komunikasi, seni adalah alurnya. Seni itu sepertinya tidak penting, seperti tidak utama namun seni yang membedakan saya dengan Anda dan mereka.

Jangan anggap seni itu sebuah hal yang sepele.

2

Ikut LEGO ERGO SCIO Untuk Menonton Payung Teduh

Tiga hari sebelumnya temanku mengatakan bahwa akan ada payung teduh yang menjadi bintang tamunya di suatu acara. Ya, Payung Teduh. Bukan sebuah payung untuk menghindari tetesan air hujan yang jatuh ke pelupuk mata, akan tetapi sebuah grup musik yang membawa senja ke dalam hati pendengarnya.

LEGO ERGO SCIO (Aku Baca, Maka Aku Tahu). Sebuah acara yang diadakan KOMPAS KAMPUS kali ini bekerja sama dengan 7 Perguruan Tinggi di Bandung dan salah satu dari Nangor (bukan bandung). Di acara ini pertama kali saya datang, saya diberi tiket masuk oleh barudak ASAS UPI yang kebetulan menjadi panitia bagian UPI.

Pagi itu jam sembilan, aku dan teman-teman (Jenal, Ofi, Shella) dijemput oleh Bus Pariwisata ber-AC. Sebuah penampakan yang memberikan kesan bagus, ini berarti acaranya tak akan sembarangan. Dan kamu tahu gak? ternyata ketika saya naik, hanya 16 orang yang ikut dari UPI. Wah, hanya 16 orang saja diberi tumpangan bis? Keren :rate5.

Setelah sampai di TKP yaitu Kota Baru Parahyangan Padalarang kami menukarkan tiket dengan fasilitas yang kami dapatkan konsumsi dari mayasari, koran Kompas terbaru, berhak mengikuti undian Doorprize (Kamera, Sepedah, Coffee maker, Sandwich maker) yang ternyata diantara kami tak ada satupun yang memenangkan hadiah 😀 😦

Awal masuk, kami disuguhi performance music oleh Kompascoustic. Pemateri pertama yaitu Wisnu Nugroho seorang blogger dan wartawan dari Kompas yang menjadi wartawan di Istana Presiden. Luar biasa sekali pengalamannya, mulai dari Istana Presiden hingga ke mancanegara.

Kemudian giliran Soleh Solihun seorang StandUp Comedian dan wartawan musik yang mengisi acara kali ini. Kami semua yang menonton tak bisa berhenti tertawa melihat kelakuan yang dipertontonkan Soleh Solihun dengan dukungan dua MC kocak.

Akhirnya, yang ditunggu-tunggu teman kami (Shella & Ofi) pun datang (maklum Aku dan Jenal hanya ingin menonton Payung Teduh :D). Bintang tamu ketiga yaitu Mira Lesmana seorang Sutradara film yang terkenal AADC, Petualangan Sherina, Sekolah Rimba, Laskar Pelangi, dan masih banyak lagi. Temanku menyempatkan untuk berfoto bareng dengannya.

Shella (kiri) dan Mira Lesmana (tengah).

Shella (kiri) dan Mira Lesmana (tengah).

Berakhir sudah bincang-bincang dengan Mira Lesmana, akhirnya kami disuguhi lagi performance music dari Kompas sambil menunggu Payung Teduh siap perform. Dan dengan berat hati ku menunggu. Ya elah.

Payung Teduh pun akhirnya tampil dengan gaya mereka. Tidak seperti band-band alay yang so ng-rock gaya-gayaan. Mereka sederhana, namun dalam musiknya tersimpan sejuta kerinduan di tengah senja menuju malam yang diantarkan oleh angin kepada hujan. #tsaahhh

Lagu pertama yang dibawa adalah Berdua Saja. Dan aku lupa apa lagi, karena terlalu menikmati kata-kata yang dilantunkan. (HAHA!) Yang pasti, ketika tampil kami tak bosan dengan penampilannya. Karena mereka (Payung Teduh) selalu tersenyum dan berterima kasih. Apalagi di belakang ada barudak ASAS UPI yang malah menar-nari di tengah lagu payung teduh sehingga membawa mata penonton dan payung teduh untuk melihatnya. Bahkan, Bos KOMPAS pun memberikan voucher kepada mereka yang menari-nari di tengah lagu payung teduh. Padahal, lagu payung teduh itu melow semua. Haha.

Akhirnya, hal yang tidak selalu aku suka, yaitu perpisahan. Acara harus berakhir, terlalu cepat dibanding ketika aku menunggu awan yang berbisik pada angin yang menjadikannya hujan. Dan sudah pasti, aku tak mendapatkan hadiah undian doorprize itu. Bisa ku ambil hikmahnya, mungkin Allah tak akan memberikanku rizki yang tidak jelas, karena undian itu kan tidak jelas untuk siapa tau-tau menang aja.

Payung Teduh

Payung Teduh

0

Katanya Ikhwan Tangguh, Tapi…

Katanya ikhwan tangguh, tapi sedikit-sedikit update status tentang cinta.
Katanya ikhwan tangguh, tapi disuruh sholat ke mesjid males-malesan.
Katanya ikhwan tangguh, tapi sedikit-sedikit curhat.
Katanya ikhwan tangguh, tapi melihat kemungkaran diam saja!
Katanya ikhwan tangguh, tapi tilawah masih a..i..u.
Katanya ikhwan tangguh, tapi tilawah masih jarang.
Katanya ikhwan tangguh, tapi jadi pemimpin gak mau.
Katanya ikhwan tangguh, tapi bantuin orang malah ngumpet.
Katanya ikhwan tangguh, tapi plin-plan.

Jangan ngaku-ngaku deh. Malu-maluin tahu!
Renungan ketika melihat orang yang ada pada cermin.

2

Dapet Hadiah Vector dari Mas Ndop

Malam itu angin berbisik bahwa udara sudah mulai dingin. Waktu pun berdiam seakan tertidur pulas dalam dinginnya malam. Kuputuskan untuk tidak mengerjakan tugas dan membuka pesbuk. (haha).

Saat itu saya membaca status mas ndop (Muhammad Ali Mudzofar Sang Vectoria Jenaka) di home pesbuk mengadakan kuis komen asik berhadiah vector. Akhirnya saya pun iseng mengomentari status pesbuk mas ndop. YA! HANYA ISENG. Dan saya menjadi komen pertama.

Saya pun tidur tanpa merasa cemas berharap dapat vector itu. Pagi hari, saya melihat pemberitahuan dan tag dari mas ndop. Ternyata saya PEMENANGNYA! HAHA. Dan mas ndop jago banget milih gambar, foto sayanya lagi senyum :v

Ini dia gambar yang sudah disulap mas ndop dari bitmap menjadi vector:

fotoku setelah di-vector-kan mas ndop

fotoku setelah di-vector-kan mas ndop

TARAAAA… KEREN KAN???

Yang mau mesen vector mending ke mas ndop aja, dijamin keren dan warnanya seru. Buka aja webnya di dzofar.com.

Dan saya pun punya profail pikteur pesbuk keren dengan vector. Hehehe…